INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Satu Mundur, Satu Bertahan! Seleksi Ketua Umum KONI Meranti Masuk Fase Penentuan.

SELATPANJANG – Panggung perebutan kursi Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Meranti mendadak menyempit. 

Dari dua figur yang sempat mengambil formulir, hanya satu orang yang berani melangkah hingga garis akhir dengan mengembalikan berkas pendaftaran, Senin (4/5/2026).

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Jefri Hidayat, memastikan tak ada tambahan kandidat hingga detik terakhir penutupan.

“Pendaftaran sudah resmi ditutup. Dari dua pendaftar, hanya satu yang mengembalikan berkas,” tegasnya.

Posko pendaftaran di Kantor KONI Meranti sebelumnya dibuka setiap hari kerja, pukul 09.00–15.00 WIB. Namun hingga jarum jam tepat di angka 15.00 WIB pada hari terakhir, tak ada lagi berkas masuk. Artinya, hanya satu nama yang kini bertahan dalam kontestasi.

Kini, pertarungan beralih ke meja verifikasi. Pada 5 Mei 2026, TPP akan menguliti seluruh dokumen—memastikan kelengkapan dan keabsahan tanpa kompromi.

 Setelah itu, pleno penetapan akan digelar untuk menentukan apakah kandidat tunggal tersebut layak melaju sebagai calon resmi.

“Semua akan diputuskan melalui pleno dan diumumkan sesuai jadwal,” lanjut Jefri.

Tahapan penjaringan sendiri telah dimulai sejak 29 April 2026, dibuka dengan pengumuman resmi dan konferensi pers. 

Prosesnya berlangsung ketat: pengambilan dan pengembalian formulir (29 April–4 Mei), verifikasi (5 Mei), penetapan calon (6 Mei), hingga pengumuman akhir (7 Mei 2026).

Dalam menjalankan proses ini, Jefri didampingi Lisya Kumala dan Zulkifli. Mereka mengklaim berdiri di garis netral—menjaga proses tetap transparan dan bebas dari kepentingan.

“Integritas adalah harga mati. Tidak boleh ada celah yang merusak organisasi,” tegas Jefri.

Dengan hanya satu kandidat tersisa, sorotan kini semakin tajam. Publik menunggu—apakah kandidat tunggal ini benar-benar memenuhi syarat, atau justru akan memicu dinamika baru di detik-detik akhir.

Satu nama, satu peluang, dan satu keputusan besar yang akan menentukan arah masa depan olahraga Meranti.***