SELATPANJANG
SELATPANJANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, Zukri Misran, menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musrancab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 yang digelar di Aula Afifa Lantai II, Jalan Banglas, Selatpanjang, Ahad (5/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus PAC dan ranting se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Turut mendampingi Zukri, sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Riau, di antaranya Hj. Almainis, Nining, Frans Sirait, dan Novi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kepulauan Meranti, Jagdev Singh, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua DPD beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran pengurus provinsi menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader dalam memperkuat konsolidasi organisasi.
Jagdev juga mengajak seluruh pengurus DPC, PAC hingga ranting untuk terus menjaga soliditas dan komunikasi agar roda organisasi berjalan semakin baik.
“Kepercayaan masyarakat yang telah mengantarkan PDI Perjuangan menjadi pimpinan DPRD Kepulauan Meranti harus dijaga. Kekompakan kader menjadi modal utama untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kepercayaan rakyat pada pemilu mendatang,” ujarnya.
Dalam arahannya, Zukri Misran memberikan apresiasi atas capaian DPC PDI Perjuangan Kepulauan Meranti yang berhasil mengantarkan kadernya menduduki kursi Ketua DPRD Kepulauan Meranti.
Ia juga memuji kepemimpinan Jagdev Singh yang kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Meranti.
“Ini membuktikan kepemimpinan yang baik mampu membangun organisasi yang solid hingga menghasilkan prestasi politik yang membanggakan,” kata Zukri.
Zukri menegaskan bahwa PDI Perjuangan harus tetap menjadi rumah perjuangan bagi rakyat kecil. Menurutnya, berpartai bukan sekadar mengejar kekuasaan atau jabatan, melainkan menjadi jalan pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Jadikan berpartai sebagai ibadah. Melalui partai kita hadir menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Kader harus memahami serta mengamalkan nilai-nilai marhaenisme yang diajarkan Bung Karno, yakni selalu berpihak kepada wong cilik,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberpihakan kepada masyarakat harus diwujudkan melalui program-program nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Salah satu program yang saat ini dijalankan DPD PDI Perjuangan Riau adalah pembagian 10.000 bibit pohon aren kepada kader dan pengurus partai.
Menurut Zukri, setiap rumah kader ditargetkan menanam sedikitnya 10 batang pohon aren sebagai investasi ekonomi jangka panjang.
“Kalau tiga batang aren saja sudah bisa menghasilkan sekitar 30 liter nira per hari dengan harga Rp10 ribu per liter, maka pendapatan mencapai sekitar Rp300 ribu setiap hari. Ini langkah sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan ekonomi kader dan masyarakat,” pungkasnya.