SIAK – Warga Kabupaten Siak digegerkan dengan penemuan jasad seorang dokter residen anestesi, Alex Cristo Loris, di lahan kosong di samping RSUD Tengku Rafian Siak, Selasa (14/7/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di area semak yang berada tidak jauh dari lingkungan rumah sakit. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru muda dan celana kain hitam. Pada beberapa bagian tubuh korban terlihat adanya lebam, sementara jasad telah mulai didatangi serangga.
Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian warga dan pegawai rumah sakit. Sekitar pukul 12.23 WIB, personel Polres Siak bersama petugas RSUD Tengku Rafian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis pembatas dan mengevakuasi jenazah, sementara ratusan warga memadati lokasi.
Suasana haru pecah ketika seorang perempuan yang diduga istri korban datang ke lokasi. Ia tampak menangis histeris sambil memeluk dan memangku kepala suaminya sebelum jenazah dievakuasi oleh petugas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (13/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban tidak kembali ke rumah maupun ke rumah dinas yang berada di lingkungan RSUD Tengku Rafian, sehingga keluarga dan rekan kerja melakukan pencarian.
Kapolres Siak melalui jajarannya menyatakan penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan. Untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru guna menjalani autopsi.
Selain melakukan olah TKP, penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga saat ini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Masyarakat diminta menunggu hasil autopsi dan penyelidikan resmi dari pihak kepolisian sebelum menarik kesimpulan terkait peristiwa tersebut. (Tribunpekanbaru/MN2)