Siak – Warga Balai Kayang 2, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, mulai resah akibat maraknya aksi pencurian meteran air bersih yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Puluhan rumah dilaporkan kehilangan meteran air, membuat masyarakat khawatir dan merasa tidak aman.
Abdul Wahid, warga sekaligus mantan RT Balai Kayang 2, mengungkapkan bahwa kasus pencurian meteran air ini semakin meningkat. Melalui grup WhatsApp warga, ia menyampaikan bahwa sedikitnya tujuh rumah telah resmi melapor kehilangan meteran air bersih.
“Awalnya pisang dan buah-buahan yang sering dicuri di Balai Kayang. Sekarang meteran air bersih pula yang hilang,” ujar Wahid.
Tidak hanya itu, pada malam terakhir, disebutkan ada empat rumah warga yang kembali menjadi korban pencurian meteran air. Di antaranya rumah milik Ijum, rumah di depan kediaman Kak Niska, rumah Pak Ari (guru Islamic), serta rumah sewa berwarna hijau dekat kedai Simol Cino. Aksi pencurian juga terjadi dekat rumah Pak Indra, Ketua DPRD.
Warga menilai pelaku semakin berani dan bergerak leluasa karena belum ada tindakan tegas. Mereka khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, seluruh meteran air di Balai Kayang 2 akan habis dicuri.
Masyarakat Balai Kayang 2 meminta Satpol PP Kabupaten Siak agar meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah tersebut guna menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman bagi warga.(MN2)