INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Bupati Siak Tegaskan THR ASN Atau Gaji Ke 13  Dibayar 100 Persen, TPP Disesuaikan Kemampuan APBD

SIAK – Kabar baik datang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Siak. 

Bupati Siak, Afni Zulkifli menegaskan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-13 bagi ASN tahun ini akan dibayarkan 100 persen melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Afni saat memberikan arahan pada pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. 

Di hadapan para pejabat dan ASN yang hadir, ia memastikan pemerintah daerah tetap memprioritaskan hak para aparatur, meskipun kondisi keuangan daerah harus dikelola dengan cermat.

Sekitar 5 ribu ASN di Kabupaten Siak dipastikan akan menerima THR secara penuh.

“THR ASN tetap kita bayarkan 100 persen dari APBD Kabupaten Siak,” tegas Afni.

Namun demikian, Afni menjelaskan bahwa untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pembayarannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Ia menegaskan bahwa TPP bukan kewajiban, melainkan bentuk penghargaan atas kinerja pegawai.

“Kalau TPP dibayar sesuai kemampuan atau kekuatan APBD Siak. TPP itu bonus, bukan kewajiban,” jelasnya.

Menurut Afni, peluang ASN untuk memperoleh TPP secara maksimal sangat bergantung pada kinerja dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Ia mengajak seluruh aparatur untuk terus meningkatkan semangat kerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kalau ingin TPP penuh, bekerjalah dengan giat dan sungguh-sungguh. TPP itu penghargaan atas kinerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Afni juga menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja aparatur merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan. Pergantian jabatan maupun perubahan Surat Keputusan (SK) dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan pelayanan publik.

Selain membahas kesejahteraan ASN, Afni juga menyinggung kondisi keuangan daerah. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati berkomitmen untuk tidak menambah utang baru bagi Kabupaten Siak.

Pemerintah daerah, kata dia, saat ini lebih fokus menyelesaikan kewajiban yang telah ada, termasuk pembayaran kepada para kontraktor yang telah melaksanakan berbagai pekerjaan pembangunan.

“Kami bersama Wakil Bupati berikhtiar tidak menambah utang. Fokus kita saat ini adalah membayar kewajiban yang ada,” katanya.

Afni mengungkapkan bahwa sejumlah kontraktor telah menyampaikan keluhan terkait pembayaran pekerjaan yang belum terselesaikan. Pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar kewajiban tersebut dapat diselesaikan secara bertahap.

“Kasihan kontraktor kita. Mereka sudah bekerja dan mengeluh, bahkan ada yang datang langsung ke kantor,” ungkapnya.

Bupati Siak itu juga mengingatkan bahwa APBD Kabupaten Siak harus dikelola dengan penuh kehati-hatian karena tidak hanya digunakan untuk pembangunan, tetapi juga untuk membiayai sekitar 5 ribu ASN yang bertugas melayani masyarakat di daerah tersebut.

Karena itu, Afni berharap seluruh ASN dapat memahami kondisi keuangan daerah dan tetap bekerja secara maksimal demi kepentingan masyarakat.

“APBD ini juga untuk membiayai sekitar 5 ribu ASN di Kabupaten Siak. Karena itu kita harus mengelolanya dengan hati-hati agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” tutupnya.(MN2)