Siak — Instruksi Presiden untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong mulai diterjemahkan secara politik di daerah.
Di Kabupaten Siak, Ketua DPRD Indra Gunawan, SE, tampil menonjol dengan turun langsung memimpin Gotong Royong Serentak, menegaskan posisi legislatif daerah sebagai pelaksana setia agenda nasional.
Kegiatan yang digelar serentak di seluruh wilayah Kabupaten Siak ini menjadi panggung konsolidasi elite daerah.
Indra Gunawan hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati Siak, serta unsur Forkopimda—Kejaksaan, Kepolisian, dan TNI—dalam satu barisan, memperlihatkan soliditas kekuasaan daerah dalam merespons perintah Presiden.
Gotong royong difokuskan pada area perkantoran pemerintahan dan ruang publik.
Namun lebih dari sekadar bersih-bersih, kegiatan ini memuat pesan simbolik: negara hadir dan komando pusat dijalankan hingga ke daerah.
Dalam pernyataannya, Indra Gunawan menegaskan bahwa gotong royong bukan agenda seremonial, melainkan perintah Presiden yang wajib dieksekusi secara nyata.
“Perintah Presiden untuk menghidupkan kembali gotong royong harus dijalankan dengan tindakan. DPRD Siak siap berada di garis depan,” kata Indra.
Ia menyebut gotong royong sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa, sekaligus instrumen membangun disiplin sosial dan kepedulian kolektif masyarakat.
Pengamat menilai, kehadiran Ketua DPRD Siak dalam kegiatan ini sekaligus membangun citra politik sebagai pemimpin legislatif yang responsif terhadap kebijakan pusat dan mampu menyelaraskan agenda nasional dengan kepentingan daerah.
Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan gotong royong serentak ini menjadi agenda rutin, sejalan dengan narasi besar Presiden tentang penguatan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan pembangunan berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.