INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Pelantikan Mendadak di Pemkab Siak, Bupati Afni: Mari Kita Rasakan Sulitnya Bersama Rakyat.

SIAK — Suasana haru dan penuh makna mewarnai prosesi pelantikan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. 

Pelantikan yang dilakukan secara mendadak tersebut menjadi momentum penting bagi penataan birokrasi sekaligus penguatan komitmen aparatur sipil negara dalam melayani masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa jabatan yang diberikan bukanlah sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.

Bahkan di tengah acara pelantikan, Afni secara langsung meminta stafnya mengecek daftar kehadiran pejabat yang diundang. Baginya, disiplin adalah fondasi utama bagi seorang aparatur negara.

“Tolong cek absen, siapa saja pejabat yang tidak hadir, catat. ASN itu wajib disiplin. Kita ingin birokrasi yang kuat dimulai dari hal sederhana, yaitu kehadiran dan tanggung jawab,” tegasnya.

Afni juga mengungkapkan bahwa proses pelantikan tersebut bukanlah hal yang mudah. Pemerintah Kabupaten Siak harus melalui tahapan administrasi yang panjang hingga akhirnya mendapatkan rekomendasi dari pemerintah pusat.

“Kami bersyukur setelah melalui proses yang cukup rumit dan bolak-balik mengurus administrasi, akhirnya rekomendasi pelantikan ini bisa dikeluarkan oleh BKN pusat,” ungkapnya.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak larut dalam euforia jabatan. Menurutnya, jabatan adalah panggilan untuk bekerja lebih keras demi masyarakat.

“Pejabat yang baru dilantik tidak perlu euforia. Tidak perlu menuntut fasilitas. Yang paling penting adalah langsung bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Bupati Afni juga menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penataan birokrasi berbasis manajemen talenta, di mana setiap ASN ditempatkan sesuai kemampuan, potensi, dan integritas yang dimiliki.

Ia mengajak seluruh ASN di Kabupaten Siak untuk menjadi aparatur yang profesional dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Jadilah ASN yang profesional. Ketika waktunya tiba untuk beranjak ke eselon III atau eselon IV, percaya diri saja. Jika memang layak dan mampu, tentu kesempatan itu akan datang,” ujarnya memberi semangat.

Di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami penyesuaian anggaran, Afni juga menyampaikan pesan yang menyentuh kepada seluruh pejabat. Ia menegaskan bahwa memimpin di masa sulit adalah bagian dari tanggung jawab bersama.

“Memimpin di masa sulit ini sudah menjadi takdir kita. Kalau ada yang tidak sanggup, silakan mundur secara teratur. Tapi bagi yang bertahan, mari kita rasakan bersama bagaimana sulitnya keadaan rakyat,” ucapnya dengan nada penuh empati.

Karena itu, ia meminta para kepala OPD untuk tidak hanya menunggu anggaran datang, tetapi aktif menjemput peluang program dari pemerintah pusat.

“Kepala dinas harus jemput bola. Peluang anggaran ada di sana, kita harus bergerak dan memperjuangkannya,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Afni juga menugaskan jajaran pejabat hingga tingkat kepala bidang dan koordinator wilayah untuk ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program **Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah.

Ia menegaskan bahwa kualitas program harus dijaga dengan baik demi kepentingan generasi muda.

“Kalau makanan yang diberikan tidak sesuai ketentuan, tolak saja. Pengawasan harus benar-benar dilakukan,” pesannya.

Pelantikan mendadak ini tidak hanya menjadi peristiwa administratif, tetapi juga pesan kuat dari pimpinan daerah bahwa birokrasi harus bergerak cepat,

 disiplin, dan berpihak kepada rakyat. Di tengah tantangan pembangunan dan keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Siak terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.