Siak – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Siak. Terapi kesehatan Trapi Happy Dream kini hadir secara gratis di Jalan Sutomo, tepatnya di depan Kantor Telkom, Kamis (15/1/2026).
Terapi gratis ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB, dan terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin mencoba terapi kesehatan modern.
Manager Trapi Happy Dream, Widiya, menjelaskan bahwa terapi Happy Dream merupakan terapi modern berbasis fisioterapi menggunakan alat khusus dari PT Happy Dream yang didatangkan langsung dari Korea.
“Terapi ini menggunakan bahan dasar batu germanium yang berfungsi melancarkan aliran darah yang tersumbat. Jika aliran darah lancar, maka berbagai penyakit dalam tubuh dapat terbantu proses pemulihannya,” jelas Widiya.
Ia menambahkan, terapi ini dapat digunakan untuk berbagai keluhan kesehatan seperti tekanan darah tinggi maupun rendah, kolesterol, diabetes, asam urat, hingga sakit saraf. Bahkan, masyarakat yang dalam kondisi sehat pun dapat melakukan terapi ini sebagai upaya pencegahan penyakit.
Menurut Widiya, terapi Happy Dream telah berlangsung selama empat hari di Siak. Sebelumnya, terapi serupa juga telah dilaksanakan di beberapa daerah lain seperti Bunga Raya, Taluk, dan Pangkalan Kerinci.
“Mayoritas keluhan yang kami temui adalah penyakit darah dan gangguan saraf. Untuk sakit saraf, terapi ini sangat membantu karena dapat melenturkan saraf secara alami,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terapi ini diberikan secara gratis sebagai bentuk promosi dan pengenalan alat kepada masyarakat, agar mereka bisa langsung merasakan manfaatnya secara nyata.
“Kalau promosi lewat iklan, orang hanya melihat. Tapi di sini masyarakat bisa langsung mencoba dan membuktikan sendiri di tubuh masing-masing,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, setiap peserta mendapatkan jatah terapi 30 menit per hari, dan dapat melakukannya secara rutin setiap hari selama terapi masih tersedia di lokasi tersebut.
Peserta terapi diwajibkan membawa perlengkapan pribadi seperti kain alas (kain mori ukuran 2 x 1 meter) dan selimut, serta menggunakan pakaian serba putih. Hal ini bertujuan agar panas dan energi dari alat terapi dapat terserap secara maksimal ke dalam tubuh.
“Warna putih lebih cepat menyerap energi terapi dibandingkan warna gelap,” jelas Widiya.
Ia berharap dengan dibukanya terapi Happy Dream di Siak, masyarakat dapat terbantu dalam menjaga dan memulihkan kesehatan mereka.
“Semoga masyarakat Siak mau mencoba, rutin melakukan terapi, dan merasakan manfaatnya. Kami berharap terapi ini bisa diterima dengan baik dan semakin ramai,” tutupnya.