Siak – Komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus ditunjukkan melalui peran aktif Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Persi.
Perusahaan daerah ini kini semakin progresif mengembangkan potensi usaha, khususnya di sektor minyak dan gas (migas), sebagai langkah nyata meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di bawah kepemimpinan Direktur Muhamad Nasir, PT Persi tidak hanya fokus pada sektor perkebunan dan perbankan, tetapi juga terus melakukan ekspansi strategis ke sektor energi yang dinilai memiliki potensi besar bagi perekonomian daerah.
Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah dengan menjemput langsung peluang investasi melalui pengurusan Participating Interest (PI) pada wilayah kerja Malaka Strait.
Dalam langkah ini, PT Persi berkolaborasi bersama EMP serta Riau Petroleum, dan melakukan koordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Jakarta.
Menurut Muhamad Nasir, proses pengurusan PI Malaka Strait saat ini telah memasuki tahap verifikasi akhir di Ditjen Migas.
Hal ini menjadi sinyal positif bahwa upaya yang dilakukan PT Persi mulai menunjukkan progres signifikan.
“Kami terus bergerak aktif untuk memastikan peluang ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memperkuat kontribusi terhadap PAD Kabupaten Siak,” ungkapnya.
Langkah jemput bola ini mencerminkan keseriusan PT Persi dalam mengambil peran strategis di daerah penghasil migas.
Tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai pelaku utama yang turut mengelola dan merasakan manfaat dari sumber daya alam yang ada.
Sebelumnya, kontribusi sektor energi yang melibatkan PT Persi telah mampu memberikan sumbangan PAD hingga miliaran rupiah.
Dengan masuknya PI Malaka Strait, diharapkan kontribusi tersebut akan semakin meningkat dan berkelanjutan.
Melalui strategi ekspansi dan kolaborasi yang terukur, PT Persi optimistis dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah serta memperkuat fondasi fiskal Kabupaten Siak di masa mendatang.(MN2)