Pekanbaru, metronews2 – Universitas Abdurrab (Univrab) menggelar Sidang Terbuka Senat Terbuka Senat Wisuda tahun akademik 2025/2026 di Susiana Tabrani Convention Hall (STCH) Pekanbaru, Selasa (23/06/2026). Sebanyak 115 wisudawan yang dikukuhkan berasal dari Fakultas Kedokteran 29 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 19 orang, Fakultas Farmasi 15 orang, Fakultas Psikologi dan Ilmu Politik 31 orang serta Fakultas Teknik 21 orang.
Adapun rinciannya adalah D3 Analis Kesehatan 7 orang, D3 Fisioterapi 1 orang, D3 Keperawatan 5 orang, Profesi Bidan 5 orang, S1 Farmasi 15 orang, S1 Pendidikan Dokter 1 orang, S1 Hubungan Internasional 1 orang, S1 Psikologi 30 orang, S1 Ilmu Komunikasi 11 orang, S1 Teknik Informatika 3 orang dan S1 Teknik Sipil 7 orang.
Tampak hadir, Ketua Pembina Yayasan Abdurrab Dr dr Susiana Tabrani MPd, dr Ruza Prima Rustam SpOG, dr Ivan Tabrani MKes, Rektor Univrab Prof Susi Endrini SSi MSc PhD, Ketua Senat Akademik Universitas Abdurrab apt Isna Wardaniati MFarm, perwakilan LLDIKTI Wilayah XVII, Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, perwakilan IDI dan undangan lainnya.
Pembina Yayasan Abdurrab adalah Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Abdurrab yang hari ini resmi menyandang gelar akademik sesuai bidang keilmuan masing-masing.
“Hari ini bukanlah garis akhir dari perjalanan saudara, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Gelar yang diperoleh bukan hanya simbol keberhasilan akademik, tetapi juga amanah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Sebagai institusi pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, Universitas Abdurrab terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan kepedulian sosial.
“Kami berharap para lulusan Universitas Abdurrab mampu menjadi insan yang profesional, berkarakter, dan adaptif menghadapi perubahan zaman,” harapnya.
Kepada para wisudawan, dia berpesan agar terus belajar dan mengembangkan diri. Dunia saat ini bergerak sangat cepat, ditandai dengan perkembangan teknologi, digitalisasi, dan persaingan global yang semakin ketat. Karena itu, jangan pernah berhenti menuntut ilmu dan jangan takut menghadapi tantangan.
Sebagai Pembina Yayasan, dia menegaskan lagi komitmen yayasan dalam upaya memajukan Universitas Abdurrab, baik dari sarana maupun pra sarana. Saat ini fokusnya mengurus izin untuk rumah sakit yang berada di Rimbo Panjang dan membangun fasilitas penunjang lainnya.
“Selain itu kami juga komit memberikan beasiswa bagi dosen-dosen kita untuk melanjutkan studi S3 di Malaysia. Saat ini ada puluhan dosen yang sedang melakukan itu dan semuanya dibiayai oleh yayasan,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa yayasan memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan kampus, termasuk pembangunan fasilitas baru, yang secara tidak langsung memberikan manfaat jangka panjang bagi reputasi dan jaringan alumni.
Sementara itu, Rektor Universitas Abdurrab (Univrab) adalah Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D menjelaskan hari ini merupakan momen istimewa bagi Universitas Abdurrab. Sebanyak 115 mahasiswa resmi diwisuda dan menyandang gelar akademik sesuai bidang keilmuannya. Meski jumlah wisudawan kali ini tidak sebanyak periode Oktober, karena sebagian besar merupakan mahasiswa yang menyelesaikan studi dalam waktu tiga setengah tahun, namun kebanggaan kami tetap sama besarnya.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Gelar yang saudara raih hari ini adalah hasil dari perjuangan, kerja keras, doa, serta dukungan dari orang tua dan keluarga yang selalu mendampingi,” ujarnya.
Dijelaskannya, tahun ini menjadi tahun yang istimewa bagi Universitas Abdurrab. Di usia yang memasuki 21 tahun sejak berdiri pada 2005, Universitas Abdurrab terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan.
Dalam rangka Milad Universitas Abdurrab pada Agustus mendatang, pihaknya akan menyelenggarakan orasi ilmiah dan menghadirkan para profesor dari Malaysia sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional dan meningkatkan kualitas akademik.
Pihaknya juga bangga karena hasil kerja sama Universitas Abdurrab dengan berbagai perguruan tinggi telah membuka kesempatan bagi 35 dosen Universitas Abdurrab untuk melanjutkan pendidikan doktoral (S3). Ini merupakan investasi besar bagi masa depan institusi dan kualitas pendidikan yang kami berikan kepada mahasiswa.
“Wisuda kali ini juga berbeda karena kami memberikan penghargaan kepada para mahasiswa penerima Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) terbaik. SKPI tidak hanya mencatat prestasi akademik, tetapi juga merekam berbagai kegiatan mahasiswa selama menempuh pendidikan, mulai dari organisasi, kegiatan sosial, kepemimpinan, prestasi nasional dan internasional, hingga berbagai aktivitas pengembangan diri lainnya,” jelas Rektor.
Katanya lagi, pihaknya meyakini bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan orang yang pintar secara akademik, tetapi juga membutuhkan individu yang memiliki kemampuan sosial, kepemimpinan, pengalaman organisasi dan integritas.
“Karena itu, kami juga memberikan penghargaan kepada para wisudawan berprestasi di tingkat nasional dan internasional sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian luar biasa mereka. Pesan saya sederhana. Saat ini orang pintar sangat banyak, tetapi orang yang jujur, berintegritas, profesional, dan berkarakter masih sangat dibutuhkan. Karena itu, jadilah lulusan Universitas Abdurrab yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki akhlak dan nilai-nilai moral yang kuat,” sebutnya.
Pihaknya juga bersyukur bahwa berdasarkan hasil tracer study, banyak lulusan Universitas Abdurrab yang dalam waktu kurang dari enam bulan telah mendapatkan pekerjaan. Bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Sebelum diwisuda, juga membekali mahasiswa dengan berbagai pelatihan dan pembinaan agar mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Ditambahkannya, Universitas Abdurrab terus berkembang. Tahun ini kami telah memperoleh izin untuk Program Profesi Apoteker, sehingga insya Allah pada Oktober mendatang akan lahir wisudawan profesi apoteker pertama dari Universitas Abdurrab.
“Selain itu kami juga tengah mengajukan beberapa program baru, di antaranya: Program Magister (S2) Teknik Sipil, Program Profesi Psikologi, Program Profesi Fisioterapi, Serta Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah,” ulasnya.
Semua ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Abdurrab untuk terus menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, khususnya di bidang kesehatan yang telah menjadi kekuatan dan identitas Universitas Abdurrab selama ini.
Saat ini Universitas Abdurrab juga terus berkembang dengan bertambahnya fakultas dan program studi baru, termasuk bergabungnya Program Studi Ekonomi Islam yang memperkuat Fakultas Agama Islam.
“Dengan berbagai perkembangan tersebut, kini Universitas Abdurrab telah memiliki 17 program studi, sebuah capaian yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kasubbag Umum LLDIKTI XVII, Sunarti, S.P., M.M menyampaikan LLDIKTI yang menaungi wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau menaruh rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Abdurrab.
“Universitas Abdurrab bukan sekadar lembaga transfer ilmu atau transfer of knowledge, melainkan telah menjelma menjadi institusi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai luhur kemanusiaan, profesionalisme, dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil’alamin melalui kepemimpinan Ibu Rektor Prof. Susi Endrini, S. Si, MSc PhD, kita melihat adaptasi yang luar biasa dari kampus ini terhadap dinamika global, peningkatan mutu dosen serta penyediaan fasilitas pembelajaran yang sangat representatif.
“Kelulusan mahasiswa pada hari ini adalah bukti nyata bahwa sistem penjaminan mutu internal di Universitas Abdurrab berjalan dengan sangat baik dan konsisten. Kami dorong semoga pada tahun 2027-2028 nanti terakreditasi unggul dan terakreditasi internasional dan lebih berdampak nyata bagi masyarakat luas dunia industri dan kesehatan,” ujarnya.
“Wisudawan yang saya banggakan hari ini ketika tali-tali kalian dipindahkan itu bukanlah tanda akhir dari sebuah perjuangan, tapi itu adalah garis start dari babak baru kehidupan kalian yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Kalian lulus di era tahun 2026, sebuah masa di mana perubahan terjadi dalam hitungan detik. Kecerdasan buatan atau artificial intelligence, digitalisasi, dan otomatisasi bukan lagi masa depan, melainkan realitas yang kalian hadapi hari ini,” jelasnya.
Namun dia mengingatkan kalau teknologi bisa menggantikan instruksi, tetapi teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan karakter, etika, empati, dan nilai moral, nilai-nilai Rabani, amanah, dan beradab yang telah ditanamkan selama menimba ilmu di universitas Abdurrab ini. Gelar kesarjanaan, profesi, atau diploma yang diraih memiliki tanggung jawab moral yang besar. Maka jadilah pemberi solusi bukan dari bagian masalah, jangan pernah takut untuk memulai dari bawah. Jadilah pribadi yang adaptif, terus belajar, dan miliki ketahanan mental yang kuat. Dunia luar membutuhkan inovasi dan kreativitas kalian.
“Keberhasilan anak-anak kita yang berdiri tegak memakai toga hari ini tidak lepas dari tetesan keringat, untaian doa sepertiga malam dan pengorbanan luar biasa dari Bapak dan Ibu sekalian. Toga yang mereka pakai hari ini adalah mahkota kehormatan yang mereka persembahkan, untuk membalaskan keperluan kasih sayang dari Bapak Ibu. Kami mengucapkan selamat atas keberhasilan Bapak dan Ibu sekalian, terima kasih telah mempercayakan Putra Putri terbaiknya untuk dididik di Universitas Abdurrab,” pungkasnya.
Universitas Abdurrab Kampus I beralamat di Jalau Riau Ujung Nomor 73 Pekanbaru. Kampus II terletak di Jalan Bakti, Tangkerang Barat, Marpoyan Damai Pekanbaru Riau. Informasi pendaftaran mahasiswa baru bisa menghubungi telepon selular 08116900026, media sosial Instagram, Facebook, Youtube dan TikTok @universitasabdurrab.official. (*)