SIAK – Tiga kampung di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, yakni Kampung Benteng Hulu, Benteng Hilir, dan Kampung Tengah, hingga kini belum dapat membentuk dan membangun Koperasi Merah Putih (KMP).
Kendala utama yang dihadapi bukan karena penolakan dari masyarakat atau pemerintah kampung, melainkan belum tersedianya lahan untuk lokasi pembangunan.
Penghulu Kampung Benteng Hulu, Saddam, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh program Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu program pemerintah. Namun, hingga saat ini belum ada lahan yang siap digunakan.
“Bukan kami tidak mendukung. Kami sangat mendukung program ini. Persoalannya hanya satu, yaitu lahan untuk pembangunan belum ada,” ujar Saddam.
Menurutnya, pemerintah kampung bersama pihak kecamatan masih berupaya mencari lahan milik pemerintah yang dapat dimanfaatkan.
Di wilayah Benteng Hulu terdapat lahan milik Pemerintah Kabupaten Siak maupun Pemerintah Provinsi Riau, namun seluruhnya masih dalam proses pembahasan.
“Memang ada lahan pemerintah sekitar 30 hektare, tetapi lokasinya jauh dari permukiman warga dan masih berupa kawasan yang dipenuhi semak serta timbunan pohon. Kondisi itu tentu perlu dikaji lebih lanjut,” jelasnya.
Saddam menambahkan, persoalan ini juga telah dibahas dalam pertemuan yang difasilitasi pihak Kecamatan Mempura. Namun hingga kini belum ada keputusan mengenai lokasi pembangunan KMP di tiga kampung tersebut.
“Kami berharap secepatnya ada solusi agar lahan bisa tersedia. Kami tidak ingin tertinggal dari kampung lain yang pembangunan KMP-nya sudah berjalan. Sekali lagi, kami mendukung program ini, hanya saja terkendala belum adanya lahan yang layak,” tutupnya. (MN2)