METRO2 – Isu dugaan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak menghebohkan masyarakat. Kabar tersebut menyebar sangat cepat melalui media sosial, grup percakapan, hingga menjadi topik utama di berbagai kedai kopi di Kota Siak.
Sejak pagi hingga malam hari, redaksi Metro2 menerima banyak telepon dan pesan dari masyarakat yang meminta kepastian atas informasi yang beredar. Isu yang berkembang menyebut dugaan OTT tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan kapal untuk rute Teluk Lanus.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang membenarkan maupun membantah kabar tersebut. Kondisi ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Metro2 dari sejumlah sumber, oknum pejabat yang dikabarkan diamankan itu tidak dibawa ke Jakarta sebagaimana isu yang beredar, melainkan hanya menjalani pemeriksaan di Polres Siak. Sumber yang diperoleh Metro2 juga menyebutkan bahwa pejabat tersebut telah dilepaskan setelah proses pemeriksaan.
Sementara itu, dari informasi yang diterima Metro2, pihak Pemerintah Kabupaten Siak mengakui adanya peristiwa yang disebut sebagai OTT. Namun, menurut informasi tersebut, penanganannya dilakukan di Polres Siak dan bukan oleh lembaga penegak hukum di tingkat pusat. Metro2 masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak Pemkab Siak maupun Polres Siak mengenai informasi tersebut.