INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Putra Daerah Tumbang, “Pemain Lama” Lolos: Seleksi Direktur PT BSP Sisakan Dua Nama.

Siak – Seleksi calon Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) menyisakan cerita pahit bagi putra daerah.

 Dari 10 kandidat yang ikut Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), sebanyak 8 orang dinyatakan gugur—termasuk anak mantan Bupati Siak, Arwin AS.

Dua nama yang lolos justru bukan wajah baru. Mereka adalah figur lama di sektor migas: Robi Junipa, ST dan Muttaqin, ST.

Fakta ini memunculkan sorotan: putra daerah dari Tembilahan dan Dumai yang ikut bersaing, tak mampu menembus ketatnya seleksi. Kompetisi di tubuh BUMD migas ini benar-benar tanpa kompromi.

Dua Kandidat “Pemain Lama”

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Robi Junipa dikenal sebagai tokoh serikat pekerja. Ia pernah menjabat Ketua Serikat Pekerja Muslimin Indonesia serta aktif di serikat pekerja migas di lingkungan BUMN.

Kariernya juga terbilang panjang, pernah bekerja di Chevron  Dan sekarang masih  bergabung dan bekerja  dengan PHR.

Sementara Muttaqin bukan orang baru di PT BSP. Ia merupakan mantan pegawai internal dan pernah menjabat sebagai Direktur di Zapin, menggantikan pejabat sebelumnya yang tersandung kasus hukum.

Hasil UKK: Hanya Dua yang Layak

Proses seleksi yang dilakukan oleh PPM Manajemen sebagai lembaga independen menghasilkan pemetaan ketat. 

Dari 10 kandidat, hanya dua yang masuk kategori “direkomendasikan tanpa catatan”.

Robi Junipa: skor 7,72 (Teknik Geofisika)

Muttaqin: skor 7,64 (Teknik Elektro)

Ketua Panitia Seleksi, H. Heriyanto, SH, menegaskan bahwa hasil ini murni berdasarkan kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial.

“Hanya dua orang yang direkomendasikan tanpa catatan. Tapi ini belum akhir, karena masih ada tahapan lanjutan,” ujarnya.

Masih Ada Tahapan Penentu

Dua kandidat yang lolos akan menjalani:

Medical Check Up (MCU) di Eka Hospital Pekanbaru

Wawancara dengan Bupati Siak dan BPKP (fokus GCG)

Wawancara dengan SKK Migas (fokus visi-misi sektor migas)

Tahapan ini akan menjadi penentu akhir siapa yang akan menjadi nahkoda baru PT BSP.

Seleksi Ketat, Minim Intervensi

Direktur PPM Manajemen, Aditayani Indra Kukila, menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara objektif dan profesional.

“Tidak ada celah intervensi. Semua tahapan berbasis kompetensi dan terdokumentasi,” tegasnya.

Sinyal Keras untuk Putra Daerah

Hasil ini menjadi tamparan keras. Di tengah harapan besar agar putra daerah memimpin BUMD sendiri, realitanya mereka harus tersingkir oleh figur yang lebih matang secara pengalaman dan kompetensi.

Seleksi ini menunjukkan satu hal:

di sektor strategis seperti migas, rekam jejak dan kapasitas masih jadi penentu utama—bukan asal daerah.(MN2)