SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan searah dengan pelestarian warisan sejarah. Langkah tersebut ditandai dengan sinkronisasi program sekaligus serah terima aset Barang Milik Negara (BMN) hasil kegiatan Penataan Kawasan Pusaka Siak.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Siak, Ardi Irfandi, mengatakan penyerahan aset menjadi momentum penting agar seluruh hasil pembangunan yang telah dibiayai pemerintah pusat dapat dikelola secara maksimal oleh Pemerintah Kabupaten Siak demi kepentingan masyarakat.
“Ini bukan sekadar serah terima aset, tetapi penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga sekaligus mempercantik wajah Kota Siak sebagai kawasan pusaka yang menjadi kebanggaan Riau,” ujar Ardi dalam siaran persnya.
Pertemuan strategis tersebut dipimpin Bupati Siak Afni Zulkifli dan dihadiri jajaran OPD serta para kepala balai pemerintah pusat, yakni Plt. Kepala BPJN Riau Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara, MT, Kepala BPPW Riau Prasetyo Budi Luhur, ST, dan Kepala BWS Sumatera III Riau Daniel, ST, MT.
Selain membahas sinkronisasi program pembangunan, pertemuan juga menjadi ajang mempererat koordinasi lintas instansi agar pembangunan jalan, permukiman, kawasan pusaka, hingga sumber daya air dapat berjalan terpadu.
Suasana pertemuan berlangsung akrab. Sebelum pembahasan dimulai, Dinas PUPR Kabupaten Siak menjamu para tamu dengan makan siang bersama serta menikmati durian kampung khas Agam, Sungai Mempura.
Ardi berharap sinergi yang terbangun tidak berhenti pada serah terima aset, tetapi berlanjut pada dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai program strategis di Kabupaten Siak.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, menjaga kelestarian kawasan pusaka, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Siak,” tutupnya.