INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Kenangan Afni di Hutan Mangrove Bunsur, Kini Jadi Pusat Peringatan Hari Mangrove Sedunia.

SIAK – Hamparan hutan mangrove di Kampung Bunsur menyimpan kenangan tersendiri bagi Bupati Siak Afni. Jauh sebelum memimpin Kabupaten Siak, kawasan pesisir tersebut menjadi lokasi riset, pengabdian masyarakat, hingga tempatnya berkemah saat masih berkarier di kementerian.

Kini, lokasi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya itu akan menjadi pusat peringatan Hari Mangrove Sedunia yang digelar pada Juli mendatang.

Saat meninjau kawasan mangrove Bunsur dan Kayu Permai, Afni mengenang kembali aktivitas yang pernah dijalaninya bertahun-tahun lalu. 

Baginya, kawasan mangrove ini bukan sekadar bentangan hutan pesisir, melainkan ruang belajar yang memberikan banyak pengalaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Tempat ini mengingatkan saya pada masa-masa melakukan riset dan pengabdian masyarakat. Bahkan kami pernah berkemah di sini. Banyak kenangan yang tersimpan di kawasan mangrove Bunsur,” ujar Afni.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi kawasan pesisir tersebut adalah abrasi yang terus mengancam garis pantai. Karena itu, keberadaan mangrove menjadi benteng alami yang harus dijaga dan dilestarikan bersama.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia nanti tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

 Berbagai kegiatan seperti penanaman mangrove, edukasi lingkungan, dan aksi kolaboratif akan melibatkan masyarakat, pelajar, komunitas lingkungan, akademisi, serta pemerintah.

Dengan dipusatkannya peringatan Hari Mangrove Sedunia di Kampung Bunsur, Pemerintah Kabupaten Siak berharap upaya pelestarian mangrove semakin mendapat perhatian luas. 

Kawasan yang dahulu menjadi tempat riset dan pengabdian itu kini menjadi simbol komitmen bersama menjaga lingkungan demi masa depan pesisir Siak yang lebih lestari.