INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Hari Lahir Bupati Siak Bertepatan dengan Pembukaan MTQ Riau ke-44, Momentum Syiar Al-Qur’an dan Harapan Baru bagi Negeri Istana.

Kuantan Singingi – Ada momentum yang sarat makna pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Sabtu malam (27/6/2026). 

Di saat ribuan masyarakat menyaksikan dimulainya perhelatan syiar Islam terbesar di Riau, hari itu juga bertepatan dengan hari kelahiran Bupati Siak, Afni, pemimpin perempuan pertama dalam sejarah Kabupaten Siak.

Bagi masyarakat Siak, momen tersebut bukan sekadar kebetulan. Pembukaan MTQ yang identik dengan syiar Al-Qur’an, pendidikan akhlak, dan doa untuk keberkahan berlangsung tepat di hari lahir orang nomor satu di Kabupaten Siak.

 Banyak yang memaknainya sebagai simbol harapan baru agar kepemimpinan Afni senantiasa mendapat keberkahan, kekuatan, dan petunjuk dalam membawa Negeri Istana menuju kemajuan.

Di bawah cahaya Astaka Utama MTQ Kabupaten Kuantan Singingi, Kafilah Kabupaten Siak tampil penuh percaya diri. Mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an di Negeri Istana”, rombongan yang dipimpin Ketua LPTQ Siak Adam Malik membawa 70 peserta terbaik yang didampingi pelatih, ofisial, dan panitia.

Dari panggung kehormatan, Bupati Siak Afni tampak memberikan semangat kepada seluruh anggota kafilah. Senyum dan lambaian tangannya menjadi simbol dukungan moral kepada putra-putri terbaik Siak yang akan berjuang mengharumkan nama daerah.

Dalam pesannya, Afni tidak membebani peserta dengan target berlebihan. Baginya, menjaga kesehatan, menampilkan kemampuan terbaik, dan menjaga nama baik Kabupaten Siak merupakan kemenangan yang sesungguhnya.

“Yang paling penting semuanya sehat. Tampilkan kemampuan terbaik yang sudah dipersiapkan. Jangan terlalu memikirkan menang atau kalah. Berikan yang terbaik dan harumkan nama baik Kabupaten Siak,” pesannya.

Momentum tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan. MTQ menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak, berprestasi, dan mencintai Al-Qur’an.

MTQ ke-44 Provinsi Riau sendiri diikuti 816 peserta dari 12 kabupaten/kota yang berlaga pada 27 cabang musabaqah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah, menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM, serta memperkuat identitas budaya Melayu yang berpadu dengan syiar Islam.

Bertepatan dengan hari lahir Bupati Siak, pembukaan MTQ tahun ini menjadi momentum yang istimewa. Sebuah pengingat bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang menjalankan pemerintahan, tetapi juga menghadirkan nilai,

 keteladanan, dan semangat membangun masyarakat yang berlandaskan Al-Qur’an.

Semoga ikhtiar yang dimulai dalam suasana penuh keberkahan ini menjadi pertanda baik bagi perjalanan Kabupaten Siak ke depan, menghadirkan pemerintahan yang semakin dekat dengan masyarakat, serta membawa Negeri Istana menuju kemajuan yang religius, berbudaya, dan bermartabat.