INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Terungkap! Pipa PAM Kerap Diputus, Diduga Jadi Penyebab Air Sering Macet di Kota Siak

SIAK – Keluhan warga terkait air Perusahaan Air Minum (PAM) yang kerap terputus dan tidak lancar di wilayah Kota Siak mulai menemukan titik terang. Salah satu penyebab yang kini terungkap adalah pipa jaringan PAM yang berulang kali diputus dan diduga menjadi sasaran pencurian oleh orang tidak bertanggung jawab.

Informasi tersebut disampaikan Kepala UPTD PAM Siak, Rendi, kepada media, Selasa (11/8/2026).

Menurut Rendi, sejumlah jaringan pipa PAM yang melintas di kawasan rawan, terutama wilayah hutan kota, beberapa kali mengalami kerusakan akibat diputus atau dilepas dari jaringan.

«“Pipa PAM sering dicuri, terutama di daerah-daerah rawan seperti pipa yang melintasi hutan kota. Itu sering diputus,” ujar Rendi.»

Ia menjelaskan, gangguan serupa sebelumnya juga terjadi di kawasan Sapta Taruna, di mana jaringan pipa PAM dilaporkan terputus.

Tidak berhenti di situ. Pada Selasa (11/8/2026), kembali ditemukan jaringan pipa PAM yang terlepas di kawasan hutan kota, tidak jauh dari Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Siak.

“Yang hari ini ada laporan di hutan kota sebelah Kantor Disdukcapil, pipa diputus,” jelasnya.

Namun, terkait kejadian terakhir tersebut, pihak PAM belum dapat memastikan apakah merupakan aksi pencurian. Pasalnya, material pipa masih berada di lokasi.

“Kalau yang ini belum bisa kami pastikan pencurian, karena barangnya masih ada di sana. Tapi lepas dari pipanya,” ungkap Rendi.

Meski demikian, lokasi tersebut sebelumnya memang pernah terjadi dugaan pencurian material jaringan PAM.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena kerusakan jaringan pipa tidak hanya mengganggu pelayanan perusahaan, tetapi juga berdampak langsung kepada masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.

Jika pipa terus diputus atau dicuri, maka masyarakat kembali menjadi pihak yang paling dirugikan. Air yang seharusnya mengalir ke rumah warga justru terganggu akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pihak PAM diharapkan meningkatkan pengawasan pada titik-titik rawan serta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengungkap siapa yang berada di balik aksi perusakan maupun dugaan pencurian pipa tersebut.

Sebab, persoalan air PAM tidak semata-mata menyangkut pelayanan perusahaan, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat Kota Siak.

Apabila aksi pemutusan dan dugaan pencurian pipa terus terjadi, masyarakat tentu berhak mempertanyakan langkah pengamanan jaringan dan meminta agar pelaku segera diungkap.