INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Bupati Siak Turun Langsung Temui Warga Terkait Konflik Lahan Eks Transmigrasi Bungaraya

SIAK – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, turun langsung mendatangi rumah seorang warga di Kecamatan Bungaraya terkait persoalan lahan eks transmigrasi yang dinilai berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya, Bupati Afni mengungkapkan bahwa langkah tersebut dilakukan setelah berbagai upaya persuasif ditempuh. Mulai dari menerima banyak laporan masyarakat, memberikan teguran, hingga mengutus tokoh masyarakat dan Camat untuk menyampaikan peringatan. Namun, aktivitas yang diduga berkaitan dengan penawaran lahan masih terus berlangsung.

“Setelah banyak laporan, setelah memberi teguran, setelah mengutus tokoh masyarakat hingga Camat, pada akhirnya dengan sangat terpaksa saya mendatangi rumah Pak Carim. Saya menyampaikan rasa sayang saya sebagai pemimpin agar jangan sampai ada rakyat yang terlibat dalam potensi konflik lahan yang bisa mengorbankan banyak orang,” ujar Afni.

Meski demikian, Bupati mengaku masih menerima informasi bahwa aktivitas yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, baik melalui jejaring maupun dengan mengatasnamakan pihak terkait, masih menawarkan lahan kepada masyarakat.

Karena itu, Afni memutuskan untuk mempublikasikan dokumentasi kunjungan yang dilakukan pada malam hari tersebut sebagai bentuk peringatan terakhir.

“Ini menjadi peringatan terakhir bagi yang bersangkutan maupun siapa saja yang masih bermain-main memperjualbelikan harapan masyarakat dengan sesuatu yang tidak memiliki dasar aturan. Hentikan seluruh aktivitas yang berpotensi menjadi bom waktu konflik lahan di masa depan,” tegasnya.

Menurut Afni, Pemerintah Kabupaten Siak masih berupaya menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak muncul persoalan baru yang semakin memperumit penyelesaian konflik lahan di Kabupaten Siak.

“Sudah cukup persoalan lahan yang diwariskan dari masa lalu menjadi pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan secara bertahap. Jangan lagi menambah masalah baru yang pada akhirnya merugikan masyarakat,” tutupnya.