INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

KADIN SIAK DUKUNG PENUH PENGEMBANGAN PORANG PT MPN PERAWANG.Syaiful Amar: Momentum Hilirisasi Pertanian dan Penguatan Ekonomi Desa Harus Dimanfaatkan.

SIAK – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Siak menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Kunjungan dan Peninjauan Produksi Porang yang diselenggarakan oleh PT Mitra Porang Nusantara (MPN) di Perawang, Kabupaten Siak.

Kegiatan tersebut menjadi perhatian berbagai pihak karena dihadiri oleh lima kepala daerah, yakni Bupati Tanah Datar, Bupati Lima Puluh Kota, Bupati Dharmasraya, Bupati Siak, dan Bupati Pelalawan. Hadir pula perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Riau, KADIN Riau, HKTI, kalangan perbankan, hingga investor dari China Construction Bank Indonesia (CCBI).

Pelaksana Tugas Ketua KADIN Kabupaten Siak, Syaiful Amar, S.Sos., M.Si., menilai kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempercepat hilirisasi sektor pertanian sekaligus memperkuat ekonomi desa melalui komoditas porang yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami melihat porang bukan sekadar tanaman alternatif, tetapi komoditas strategis yang mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan petani. Ini adalah momentum bagi Siak untuk masuk ke rantai industri global melalui sektor pertanian modern,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KADIN Provinsi Riau menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan porang di Provinsi Riau.

“Riau siap menjadi lumbung porang nasional. KADIN Riau siap mengawal proses hilirisasi hingga ekspor agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan petani,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, menyampaikan apresiasi kepada PT MPN atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengaku siap menjalin kerja sama pengembangan porang di daerahnya.

“Kami menyambut baik undangan dari PT MPN dan siap membangun kolaborasi untuk pengembangan porang. Komoditas ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan petani dan menggerakkan ekonomi daerah. Kami siap menindaklanjuti melalui kerja sama dan MoU dengan PT MPN,” katanya.

Porang Komoditas Unggulan Masa Depan.

Menurut Syaiful Amar, selama ini Kabupaten Siak dikenal sebagai daerah penghasil sawit dan migas. Namun ke depan, porang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang menjanjikan.

“Porang memiliki pasar ekspor yang besar ke Jepang, China, hingga Eropa sebagai bahan baku industri glucomannan. Jika hilirisasi berjalan baik, petani tidak hanya menjadi penanam, tetapi juga menikmati nilai tambah dari industri pengolahannya. Inilah ekonomi daerah yang naik kelas,” ungkapnya.

Digitalisasi Pertanian Harus Menjadi Standar.

KADIN Siak juga menyambut baik peluncuran sistem ekosistem digital terintegrasi berbasis aplikasi POINT (Porang Insight) yang dikembangkan PT MPN.

“Pertanian tanpa data akan sulit berkembang. Melalui POINT, petani dapat mengakses informasi harga, cuaca, hingga peluang pasar ekspor langsung dari telepon genggam. Kami siap mendorong UMKM dan pelaku usaha agar terhubung dalam ekosistem digital ini. 

Jangan sampai petani kita tertinggal dalam era digitalisasi pertanian,” tegasnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Sukses

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pengembangan porang membutuhkan sinergi lintas sektor.

“KADIN Siak siap menjadi jembatan antara petani, industri, pemerintah, akademisi, perbankan, dan media.

 Kami ingin memastikan manfaat ekonomi porang benar-benar dirasakan masyarakat desa. Ini bukan sekadar proyek bisnis, tetapi gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Syaiful.

Ia juga mengajak seluruh anggota KADIN, pelaku UMKM, kelompok tani, dan generasi muda di Kabupaten Siak untuk melihat langsung proses produksi di pabrik PT MPN Perawang.

“Jangan hanya menjadi penonton. Datang, belajar, lihat teknologi yang digunakan, bangun jaringan dengan investor, dan tangkap peluang usaha yang ada. Bukan tidak mungkin dari Kabupaten Siak akan lahir pelaku usaha agroindustri berskala nasional bahkan internasional,” ujarnya.

KADIN Kabupaten Siak berharap hasil kunjungan tersebut dapat melahirkan roadmap pengembangan porang Kabupaten Siak 2026–2030 yang konkret, mulai dari penyediaan bibit unggul, pendampingan petani, jaminan pasar ekspor, hingga pembangunan industri pengolahan porang di daerah.

Menurut KADIN, dukungan Pemerintah Daerah menjadi faktor penting agar pengembangan porang tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mampu memberdayakan UMKM, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.(Rilis Kadin)