SIAK – Ketua MKA Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak menyampaikan dukungan penuh terhadap peresmian galangan kapal milik PT Mitra Nusantara Shipyard di kawasan Tanjung Buton.
Peresmian yang dilakukan oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli, dinilai sebagai momentum penting kebangkitan sektor maritim di daerah pesisir.
Menurutnya, kehadiran industri galangan kapal ini bukan sekadar proyek investasi biasa, melainkan simbol nyata kemajuan ekonomi Siak, khususnya di wilayah pesisir yang selama ini membutuhkan dorongan pembangunan strategis.
“Ini bukan hanya industri, tapi penanda bahwa Siak mulai bangkit sebagai kekuatan maritim. Kita patut bersyukur, namun juga harus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat tempatan,” tegasnya.
LAMR Siak juga mengaku bangga dengan masuknya investasi berskala besar tersebut. Selain membuka peluang ekonomi baru,
pembangunan akses jalan sepanjang 1,2 kilometer menuju lokasi galangan kapal dinilai sebagai langkah konkret dalam meningkatkan konektivitas dan infrastruktur di wilayah Sungai Rawa dan Sungai Apit.
Namun di balik dukungan itu, LAMR menyampaikan pesan tegas. Mereka meminta agar perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkomitmen memberdayakan tenaga kerja lokal.
“Harapan kami jelas, industri ini harus menjadi rumah bagi anak watan. Jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton di negeri sendiri,” ujarnya..
LAMR juga menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan lembaga adat. Menurut mereka,
pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi jati diri masyarakat Siak.
Dengan masuknya investasi ini, LAMR mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya industri, tetapi dari seberapa besar dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.(MN2)