INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Seminar Safety Digital Champions, Kepsek Harapkan Siswa SMAN 10 Pekanbaru jadi Pelopor Keamanan Digital

Seminar Safety Digital Champions,
Kepsek Harapkan Siswa SMAN 10 Pekanbaru jadi Pelopor Keamanan Digital

PEKANBARU, metronews2.com – Kemajuan teknologi yang begitu pesat di satu sisi pantas disyukuri, namun juga perlu diwaspadai. Terutama kemajuan teknologi digital yang berada di genggaman.

“Kalau dulu kita khawatir anak jatuh di lapangan, sekarang kita harus khawatir anak jatuh karena salah pergaulan di media sosial, karena hoax, judi online, bullying online, dan kebocoran data pribadi,” ujar Kepala SMAN 10 Pekanbaru, Abdul Gafar, M.Pd saat membuka secara resmi Seminar Digital Safety Champions, Selasa (13/10/2026) di aula sekolah.

Oleh karena itu, Kepsek Abdul Gafar mengharapkan seminar hari ini tidak hanya menjadikan siswa pintar sebagai pengguna teknologi, tapi juga menjadi siswa yang bijak dan aman saat menggunakannya. “Kami ingin melahirkan siswa bukan hanya sebagai pengguna digital saja, tapi menjadi Champion, pelopor keamanan digital di sekolah ini,” harap Kepsek.

Secara rinci, ada tiga hal penting yang diharapkan melalui program Safety Digital Champion ini:

Pertama, siswa mampu melindungi dirinya sendiri. Tahu apa yang boleh dibagikan dan apa yang harus dijaga privasinya.

Kedua, siswa berani menjadi teladan. Berani mengatakan tidak pada konten negatif, dan berani melapor jika melihat teman menjadi korban kejahatan digital.

Ketiga, ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti di ruangan ini, tapi ditularkan ke teman, ke kelas, bahkan ke orang tua di rumah.

“Kepada narasumber, kami ucapkan terima kasih telah berkenan berbagi ilmu. Kepada panitia dan bagian kesiswaan yang telah menyiapkan acara ini, saya apresiasi kerja kerasnya,” tutur Kepsek dalam sambutannya.

Diketahui, Seminar yang mengusung tema, “Membangun literasi online Trust and Safety di kalangan pelajar Indonesia” ini menghadirkan narasumber kompeten seperti, Profesor Dr Junaidi, SS, M.Hum, PhD dan Dr Dadang Syarif sebagai Penasehat Relawan TIK Riau, Ari Sandy, Wahyu Oktafialni dan Abbas Abdul Rahman dari Relawan TIK.

Kegiatan ini juga turut didukung Internet Society, Komdigi, .id Academy, Relawan TIK, Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia, dan Universitas Esa Unggul.(rid)