Karmila Sari Luncurkan Sekolah Lansia, Peserta Belajar Selama Setahun
Rohil, metronews2.com – Anggota DPR RI Dapil Riau satu, meresmikan program Sekolah Lansia di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Program pendidikan nonformal tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia dengan kegiatan edukasi, pemeriksaan kesehatan, dan penguatan interaksi sosial.
Peresmian Sekolah Lansia menjadi bagian dari upaya mendorong para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, menjelaskan, Sekolah Lansia akan dilaksanakan selama satu tahun dengan pertemuan satu kali setiap bulan. Setiap pertemuan berlangsung sekitar dua jam dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga menjadi ruang bagi para lansia untuk bersilaturahmi, berbagi pengalaman, dan menjalani aktivitas yang menyenangkan.
“Sekolahnya bukan sekolah yang serius, tetapi sekolah yang memberikan manfaat. Kita di sini ingin bersilaturahmi dan membuat para peserta merasa bahagia,” ujar Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, pada saat melantik BKMT Kecamatan Kubu, Sabtu (17/10/2026).
Karmila Sari menjelaskan, materi pembelajaran nantinya tidak terbatas pada pengetahuan keagamaan, tetapi juga mencakup pendidikan kesehatan, kesehatan mental, serta berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk menunjang kehidupan para lansia.
Karmila juga menyampaikan rencana kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta. Informasi kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta dan keluarga memahami kondisi kesehatan serta menerapkan pola hidup yang lebih baik.
“Harapan kita, para lansia bisa lebih memahami cara menjaga kesehatan, mengatur pola hidup, dan tetap memiliki jiwa yang sehat serta bahagia,” katanya.
Karmila berharap Sekolah Lansia di Kecamatan Kubu dapat berjalan konsisten selama 12 bulan. Setelah menyelesaikan program, para peserta direncanakan mengikuti wisuda yang akan dilaksanakan bersama pemerintah daerah.
Dia menekankan pentingnya dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah kepenghuluan, puskesmas, serta pengelola program agar pelaksanaan Sekolah Lansia berjalan sesuai rencana.
Karmila juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam penyediaan materi pembelajaran. Menurut dia, narasumber dapat berasal dari berbagai kalangan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan lansia.
Selain meresmikan Sekolah Lansia, Karmila yang juga menjabat sebagai Ketua PD BKMT Kabupaten Rokan Hilir mendorong pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) untuk memperluas kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dia menyebutkan, kegiatan BKMT tidak hanya berfokus pada pengajian, tetapi juga dapat dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat, pembinaan generasi muda, serta pengembangan seni dan kebudayaan Islam.
Karmila turut mengajak pemerintah setempat memetakan potensi peserta di bidang tilawah Al-Qur’an, dai cilik, kaligrafi, dan kelompok rebana. Potensi tersebut diharapkan dapat dibina agar mampu berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan di tingkat kabupaten hingga nasional.
Dalam kesempatan itu, Karmila juga menyoroti persoalan pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir. Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, dia meminta pemerintah setempat dan masyarakat menyampaikan informasi mengenai sekolah yang kondisinya belum layak maupun sekolah yang masih menggabungkan dua kelas dalam satu ruangan.
Menurut dia, informasi tersebut diperlukan untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan fasilitas pendidikan di daerah.
Karmila juga mengajak masyarakat memanfaatkan peluang beasiswa bagi siswa yang membutuhkan maupun yang memiliki prestasi. Dia menyampaikan bahwa kuota beasiswa yang sebelumnya tersedia telah habis dan mengimbau masyarakat mulai menyiapkan calon penerima untuk program berikutnya pada 2027.
“Tujuan kita bagaimana sumber daya manusia di Rokan Hilir semakin berkualitas. Karena itu, informasi mengenai sekolah yang membutuhkan perbaikan dan anak-anak yang memerlukan beasiswa perlu disampaikan kepada kami,” ujarnya.
Pelaksanaan Sekolah Lansia dan berbagai program pemberdayaan masyarakat, Karmila berharap kualitas hidup warga lanjut usia semakin meningkat, sementara akses pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Rokan Hilir juga terus mendapat perhatian.
Hadir pada kegiatan unsur DPRD Kabupaten Rokan Hilir, pemerintah kecamatan dan kepenghuluan, pengurus BKMT, unsur TNI-Polri, serta para peserta Sekolah Lansia.(*)