Siak – Pemerintah Kabupaten Siak terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, khususnya di bidang pendidikan dan pelestarian cagar budaya. Kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI bersama kementerian mitra ke Kabupaten Siak menjadi momentum penting yang menghasilkan berbagai dukungan nyata bagi Negeri Istana.
Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten Siak. Menurutnya, kunjungan Ketua Komisi X DPR RI beserta anggota dan jajaran kementerian mitra menjadi bukti bahwa pembangunan daerah akan lebih cepat terwujud apabila dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur Kabupaten Siak mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kunjungan Komisi X DPR RI. Kehadiran para pimpinan dan anggota Komisi X bersama jajaran kementerian membawa semangat baru bagi kami untuk terus membangun Siak yang lebih maju,” ujar Bupati Afni.
Kunjungan tersebut membuahkan hasil menggembirakan. Kabupaten Siak dipastikan memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bidang Pendidikan Tahun 2026 sebesar Rp240,4 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan sehingga semakin merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
“Ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Siak. Dukungan DAK Nonfisik ini akan menjadi penguat dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mendukung berbagai program strategis yang telah kami siapkan,” jelasnya.
Tidak hanya sektor pendidikan, perhatian pemerintah pusat juga diberikan terhadap pelestarian warisan budaya Kabupaten Siak. Pemerintah pusat menyetujui dukungan anggaran sebesar Rp5,5 miliar untuk rehabilitasi Istana Siak dan Balairung Sri, dua bangunan bersejarah yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Siak.
Menurut Bupati Afni, bantuan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan pelestarian aset budaya yang selama ini belum dapat sepenuhnya dibiayai melalui APBD Kabupaten Siak.
“Alhamdulillah, rehabilitasi Istana Siak dan Balairung Sri akhirnya mendapat dukungan pemerintah pusat. Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga warisan sejarah yang memiliki nilai budaya tinggi sekaligus menjadi daya tarik pariwisata Kabupaten Siak,” ungkapnya.
Bupati Afni menegaskan, Pemerintah Kabupaten Siak akan terus memperjuangkan berbagai program pembangunan lainnya melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat maupun DPR RI.
Ia berharap seluruh dukungan yang diberikan menjadi awal bagi percepatan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kebudayaan, pariwisata hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan seluruh Anggota Komisi X DPR RI serta kementerian mitra yang telah memberikan perhatian kepada Kabupaten Siak. Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen memanfaatkan setiap dukungan yang diberikan secara maksimal demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mewujudkan Siak yang semakin maju, berbudaya, dan sejahtera,” tutup Bupati Afni.