SIAK – Respons cepat terhadap aspirasi masyarakat kembali ditunjukkan Lurah Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Agus. Menindaklanjuti laporan warga terkait aktivitas Veron sawit milik Januar/Acuang di Jalan Lintas Kwalian menuju Parit Baru, Agus bersama Babinkamtibmas turun langsung ke lokasi, Jumat (28/8/2026).
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya warga Gang Harapan 2, yang sebelumnya menyampaikan keluhan terkait pembakaran limbah sawit yang menimbulkan asap dan bau tidak sedap hingga masuk ke rumah warga.
Tak hanya menerima laporan, Lurah Agus memilih turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan kebenaran informasi yang disampaikan masyarakat.
Dalam pengecekan tersebut, Agus memastikan tidak ditemukan bangunan Veron yang berdiri di atas parit sebagaimana dikeluhkan warga.
“Benar, kami sudah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya bangunan Veron di atas parit. Saya sudah cek langsung bersama Pak Babin. Tidak ada bangunan Veron di atas parit,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, aktivitas bongkar muat sawit yang dilakukan di lokasi berada pada bagian box culvert, bukan dibangun di atas badan parit.
“Tempat bongkar muat sawit yang mereka lakukan itu di box culvert, bukan di atas parit. Kalau memang ada bangunan di atas parit, pasti kami suruh bongkar,” tegasnya.
Utamakan Kenyamanan dan Aspirasi Masyarakat
Selain memastikan kondisi bangunan, Lurah Kampung Rempak juga memberikan perhatian terhadap keluhan warga mengenai asap dari pembakaran limbah sawit.
Warga Gang Harapan sebelumnya mengeluhkan aktivitas pembakaran limbah sawit yang dilakukan pada malam hari. Asap dan bau yang ditimbulkan dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat karena masuk ke lingkungan permukiman.
Masyarakat berharap pemilik Veron dapat memperhatikan dampak aktivitasnya terhadap lingkungan sekitar dan tidak melakukan pembakaran limbah secara sembarangan.
Bagi warga, respons Lurah Agus yang langsung turun ke lokasi menjadi bukti bahwa pemerintah kelurahan tidak mengabaikan keluhan masyarakat.
“Terima kasih Pak Lurah sudah melihat langsung kondisi Veron Januar. Kami berharap ke depan pemilik Veron tidak lagi sembarangan membakar limbah sawit karena asap dan baunya sangat mengganggu warga,” ungkap salah seorang warga.
Warga juga memberikan apresiasi atas kepedulian Lurah Kampung Rempak yang dinilai cepat tanggap dalam menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Pak Lurah memang tanggap. Kami warga sangat bangga dengan kinerjanya. Ketika ada laporan, langsung turun melihat kondisi di lapangan,” tambah warga.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kelurahan Kampung Rempak untuk terus menjaga komunikasi dengan masyarakat serta memastikan setiap laporan warga mendapat perhatian dan tindak lanjut di lapangan.
Lurah tanggap, masyarakat tenang. Aspirasi warga didengar, persoalan langsung dicek ke lapangan. (Fendi)