INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Ramadan Bukan Alasan Kendur, PUPR Siak Tegaskan Disiplin dan Kinerja Tetap Maksimal.

SIAK – Memasuki bulan suci Ramadan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak menegaskan bahwa puasa bukan alasan untuk menurunkan disiplin dan produktivitas kerja. 

Hal itu ditegaskan dalam apel rutin yang digelar di halaman Kantor Dinas PUPR Kabupaten Siak, Jumat pagi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Siak, Ardi Irfandi, dalam arahannya menekankan bahwa integritas dan kedisiplinan adalah fondasi utama dalam membangun infrastruktur maupun membangun tim kerja yang solid.

“Infrastruktur yang kokoh dibangun dari pondasi yang kuat. Begitu pula organisasi yang profesional dibangun dari disiplin dan tanggung jawab. Ramadan tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan kinerja,” tegasnya di hadapan seluruh pegawai.

Apel yang dirangkaikan dengan kegiatan saling bermaaf-maafan itu menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran, baik yang bertugas di lapangan maupun di kantor.

 Namun Ardi mengingatkan, setelah saling memaafkan, komitmen terhadap pekerjaan harus semakin diperkuat.

Menurutnya, proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Siak tetap harus berjalan sesuai target. Pengawasan, perencanaan, hingga pelaksanaan teknis di lapangan tidak boleh terhambat hanya karena alasan berpuasa.

“Kita bekerja bukan hanya untuk memenuhi kewajiban administrasi, tetapi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Justru di bulan Ramadan, etos kerja harus meningkat karena setiap tugas yang dijalankan bernilai ibadah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kehadiran tepat waktu, penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal, serta pelayanan publik yang responsif.

 ASN dan tenaga teknis diminta tetap menjaga profesionalisme dan menghindari sikap bermalas-malasan.

Melalui apel tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Siak menegaskan komitmennya untuk tetap sigap membangun negeri, menjaga disiplin, dan memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal meski di tengah suasana Ramadan.

“Puasa adalah ujian pengendalian diri, bukan alasan untuk menurunkan standar kerja,” tutupnya.