SIAK — Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Siak. Kondisi asap yang terpantau hari ini disebut lebih tebal dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara. Warga, terutama kelompok rentan, diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak.
Bupati menyampaikan, berdasarkan pemantauan yang diterima Pemerintah Kabupaten Siak, dalam beberapa hari terakhir tidak terpantau adanya firespot atau titik api yang menyala di wilayah Kabupaten Siak.
Dengan demikian, asap yang dirasakan masyarakat Siak diduga merupakan asap kiriman dari wilayah lain.
“Untuk kondisi asap di Siak hari ini memang lebih tebal dari biasanya. Dapat dipastikan tidak ada firespot atau titik api yang menyala di Siak dalam beberapa hari terakhir. Asap yang melanda Siak merupakan asap kiriman,” demikian informasi yang disampaikan Bupati Siak.
Pemantauan pergerakan asap regional juga mengacu pada data ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC). Dari pemantauan tersebut, saat ini terpantau kabut/asap dengan intensitas sedang di Provinsi Riau, termasuk wilayah Siak.
Sementara berdasarkan informasi arah angin dari SIPONGI dan BMKG, pergerakan angin secara umum bergerak dari arah selatan menuju utara, kemudian berbelok ke arah Selat Malaka dan Malaysia.
Perubahan arah angin tersebut dapat menyebabkan pergerakan massa udara maupun asap melambat, khususnya di wilayah yang mengalami pembelokan arah angin. Kondisi itu turut berpengaruh terhadap keberadaan asap di wilayah Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Siak.
Bupati Afni meminta masyarakat tidak menganggap remeh kondisi tersebut. Terutama kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara, diminta lebih berhati-hati.
“Untuk itu saya tetap mengimbau kepada semua pihak, terutama kelompok rentan, untuk terus mewaspadai kondisi kualitas udara yang setiap hari diumumkan. Kurangi beraktivitas di luar ruangan jika kondisi ISPU tidak sehat,” pesan Bupati.
Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi ISPU.
Bupati berharap titik api yang masih terjadi di wilayah sekitar Riau maupun daerah tetangga dapat segera ditangani sehingga pergerakan asap yang berdampak ke wilayah Siak dapat berkurang.
“Tetap kita doakan semoga titik api yang masih terjadi di wilayah tetangga dapat segera teratasi,” pungkasnya. (MN2)