INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Antisipasi Lakalantas Akibat Jalan Berlubang, Kelompok Tani Timbun Jalan Lintas Kampung Temusai

SIAK –Mengantisipasi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) akibat jalan berlubang, Perkumpulan Kelompok Tani (Gapoktan) Tuasai, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, melakukan penimbunan jalan secara swadaya.

Penimbunan dilakukan di Jalan Lintas Siak–Pakning, khususnya di wilayah Kampung Temusai, Dusun Tuasai dan Dusun Teluk Musahab. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kejadian lakalantas yang disebabkan kondisi jalan rusak dan berlubang di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, pagi ini ada partisipasi dari Perkumpulan Kelompok Tani Kampung Temusai yang ikut menimbun jalan berlubang di Jalan Lintas Siak–Pakning. Selama ini jalan tersebut sudah banyak memakan korban,” ujar Anto, tokoh masyarakat Kampung Temusai, kepada awak media, Rabu (28/1/2026).

Anto menambahkan, beberapa hari sebelumnya sempat terjadi kecelakaan yang melibatkan mobil pengangkut sayuran akibat pengemudi menghindari jalan berlubang. Beruntung, sopir dalam kejadian tersebut tidak mengalami luka serius.

Ia juga mengungkapkan bahwa perbaikan jalan di Dusun Tuasai dan Teluk Musahab selama ini hanya bersifat sementara dan tidak bertahan lama. “Baru sebentar diperbaiki, sudah rusak lagi. Lubangnya pun itu-itu saja,” katanya.
Untuk itu, Anto berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh dan berkualitas. “Kami kasihan kepada pengendara motor maupun mobil yang setiap hari melintas dan berisiko menjadi korban,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Kelompok Tani Tuasai, Imam Muyasir, melalui Humas Gapoktan, Erbi, mengatakan bahwa kegiatan penimbunan dilakukan di titik-titik jalan yang berdekatan dengan aktivitas kelompok tani.

“Lubang jalan semakin hari semakin dalam dan melebar, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. Hari ini kami secara swadaya menimbun jalan berlubang di Dusun 3 dan Dusun 2, dan jika memungkinkan akan dilanjutkan hingga Dusun 1,” ungkap Erbi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan tanpa unsur paksaan dan murni sebagai bentuk kepedulian serta semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.

“Semoga kegiatan gotong royong ini dapat mengetuk perhatian para pejabat dan dinas terkait agar lebih serius memperhatikan kondisi jalan milik pemerintah daerah yang rusak dan membahayakan masyarakat,” pungkasnya.