Siak – Mantan guru SMA Negeri 1 Siak, Komaryatin, mengungkapkan pandangannya terhadap sosok Bupati Siak yang dinilainya memiliki jiwa besar, tidak pendendam, dan bersikap layaknya seorang negarawan.
Penilaian tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.
Dalam unggahannya, Komaryatin menyebut tidak banyak pihak yang mengetahui sikap Bupati Siak yang menurutnya jauh dari praktik dendam politik, terutama dalam penempatan jabatan di lingkungan pemerintahan.
“Mungkin tidak banyak yang tahu, beliau itu tidak pendendam, berjiwa besar, dan negarawan,” tulis Komaryatin.
Ia secara terbuka mengakui bahwa sikap tersebut bukanlah hal yang mudah dilakukan. Bahkan, Komariah membandingkan dengan dirinya sendiri apabila berada di posisi sebagai kepala daerah.
“Jujur saja, saya justru lebih pendendam. Kalau saya yang jadi bupati, orang-orang yang kemarin jelas-jelas tidak mendukung, tidak akan saya angkat,” ungkapnya.
Namun menurut Komaryatin, Bupati Siak memiliki pendekatan berbeda. Ia menilai seseorang bukan dari sikap politik masa lalu, melainkan dari kapasitas, loyalitas, dan kinerja untuk daerah.
“Beliau bilang, bapak ini bagus, ibu ini bagus, wajar saja mereka begitu. Asal mereka yang diangkat loyal dan bekerja demi Siak dan rakyat Siak, ya tidak apa-apa,” tulis Komariah.
Komaryatin menegaskan bahwa pejabat-pejabat yang saat ini diangkat dalam pemerintahan Kabupaten Siak dinilai murni berdasarkan kinerja dan kemampuan, sementara urusan politik dan perbedaan sikap di masa lalu dikesampingkan.
“Jadi orang-orang yang sudah diangkat itu penuh karena kinerjanya yang bagus. Masalah lain-lain dikesampingkan,” tutupnya.