INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Optimalisasi BUMD Jadi Kunci Penguatan Keuangan Daerah Siak

Siak – Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan komitmennya untuk menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pilar utama penguatan keuangan daerah. Hal ini disampaikan Bupati Siak, Afni Z, dalam arahannya terkait pengelolaan fiskal dan kinerja BUMD.


Menurut Bupati, ruang fiskal daerah akan sangat terbatas apabila hanya mengandalkan pajak dan retribusi. Kenaikan pajak daerah dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kebutuhan belanja daerah yang terus meningkat.

“Kalau kita naikkan pajak restoran, parkir, dan lainnya, hasilnya tidak akan mengangkat keuangan daerah. Dapat 2–4 miliar, sementara TPP ASN saja mencapai 22 miliar per bulan. Uang rakyat Siak itu adanya di BUMD,” tegasnya.


Bupati juga menekankan pentingnya restrukturisasi, efisiensi, dan profesionalisme dalam tubuh BUMD agar benar-benar mampu memberikan kontribusi nyata berupa dividen bagi daerah.


“BUMD jangan hanya jadi tempat numpang hidup. Kita butuh hasil, kita butuh dividen,” ujarnya.

PT BSP Fokus Pembenahan Infrastruktur untuk Kinerja Berkelanjutan
Salah satu BUMD strategis, PT Bumi Siak Pusako (BSP), terus melakukan upaya pembenahan untuk memastikan keberlanjutan usaha dan peningkatan kinerja jangka panjang.


Direktur PT BSP, Rehan, menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan saat ini adalah kondisi pipa minyak yang telah berusia lebih dari 50 tahun dan dinyatakan tidak layak operasi. Kondisi tersebut memaksa perusahaan menggunakan moda alternatif seperti trucking, barging, dan FSO.


Akibatnya, biaya operasional meningkat signifikan dari sekitar 9 juta dolar AS menjadi 32 juta dolar AS per tahun. Meski demikian, PT BSP tetap mampu mencatatkan tren produksi positif.
Pada tahun 2025, produksi minyak PT BSP meningkat dari 5.678 BOPD pada 2024 menjadi sekitar 7.660 BOPD, menunjukkan kinerja operasional yang terus membaik di tengah keterbatasan infrastruktur.


“Selama BSP belum memiliki pipa baru, tentu dividen besar belum bisa diharapkan. Namun jika pipa baru terealisasi dan pengembangan sumur berjalan optimal, kami optimistis BSP dapat rebound pada akhir 2027 atau awal 2028,” jelas Rehan.


Komitmen Menuju BUMD Profesional dan Kontributif
Pemerintah Kabupaten Siak bersama jajaran manajemen BUMD berkomitmen mendorong transformasi tata kelola perusahaan daerah agar lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah serta memastikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Siak.


Dengan pembenahan menyeluruh dan dukungan kebijakan yang tepat, BUMD diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus sumber pendapatan strategis bagi Kabupaten Siak ke depan.