INTERNET SEHAT

INTERNET SEHAT

Reses DPRD Siak: Marudut Pahpahan Tampung Aspirasi, Fokus Solusi di Tengah Defisit APBD.

Siak – Anggota DPRD Kabupaten Siak dari Fraksi PDI Perjuangan, Marudut Pahpahan, melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Siak 3 dengan menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat.

Dalam pertemuan tatap muka tersebut, Marudut mengakui bahwa kondisi keuangan APBD Kabupaten Siak saat ini tengah mengalami defisit. 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa masih ada ruang untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di luar pembangunan fisik.

“Memang kondisi APBD kita sedang tidak baik, namun dari hasil reses ini, masih banyak hal yang bisa kita fasilitasi untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Adapun sejumlah aspirasi utama yang berhasil dihimpun dalam reses tersebut antara lain:

Kemudahan Pengurusan KTP dan Akses UHC

Masyarakat mengusulkan agar pengurusan KTP bagi warga di luar Kabupaten Siak dapat dipermudah tanpa harus melalui proses surat pindah yang rumit. 

Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa terdaftar sebagai penduduk Siak dan mendapatkan layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Penerbitan Ulang SKGR Tanah yang Hilang

Warga juga mengeluhkan banyaknya dokumen Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah yang hilang. 

Untuk itu, diusulkan adanya kemudahan dalam penerbitan SKGR baru dengan koordinasi bersama pihak penghulu dan aparat kepolisian.

Bantuan Sosial untuk Kelompok Rentan

Aspirasi lain yang mencuat adalah permintaan bantuan dari APBD bagi anak yatim piatu, janda, serta lanjut usia (lansia) yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Program Bedah Rumah

Masyarakat juga berharap adanya peningkatan program bedah rumah bagi warga kurang mampu guna memperbaiki kondisi tempat tinggal yang tidak layak huni.

Marudut menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan dan disampaikan dalam pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Aspirasi masyarakat tetap harus diperjuangkan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” tegasnya.