SIAK – Bupati Siak Afni Z menetapkan seluruh wilayah Kabupaten Siak dalam Status Siaga Darurat Bencana Hidrometrologi, Rabu (17/12/2025). Penetapan ini disampaikan melalui unggahan resmi di akun Facebook Bupati, menyusul curah hujan tinggi yang mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Siak juga telah menerbitkan Surat Keputusan Siaga Darurat sebagai langkah antisipasi dan percepatan penanganan bencana.
Banjir dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Sungai Apit, Minas, Sungai Mandau, Dayun, Bunga Raya, Koto Gasib, Kandis, Sabak Auh, Mempura, dan Pusako. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Siak bersama OPD terkait telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat.
Di Kecamatan Sungai Mandau, banjir melanda Kampung Teluk Lancang, Sungai Selodang, dan Muara Kelantan. Sebanyak 23 KK atau 96 jiwa di Kampung Muara Kelantan terpaksa mengungsi ke Posko Pengungsian Gedung Aula BTTP akibat meluapnya air sungai dan saluran persawahan.
Sementara itu di Kecamatan Mempura, banjir merendam pemukiman warga di Kampung Benteng Hulu, Dusun Sehati. Tercatat 15 rumah terdampak dan genangan air juga masuk ke fasilitas pendidikan STAI setempat.
Banjir juga terjadi di Kecamatan Siak, tepatnya di Kampung Rawang Air Putih, menyebabkan genangan di lima rumah warga, meski belum ada yang mengungsi. Pemerintah kampung bersama BPBD dan Dinas PU melakukan koordinasi untuk normalisasi saluran air.
Di Kecamatan Pusako, banjir telah berlangsung hingga hari kelima di Kampung Sungai Limau dan Kampung Dosan. Sebanyak 14 KK atau 54 jiwa terdampak, dengan air mulai memasuki rumah warga. Pembersihan kanal dilakukan menggunakan alat berat dengan dukungan sejumlah perusahaan.
Sedangkan di Kecamatan Sungai Apit, banjir melanda Kampung Mengkapan akibat curah hujan tinggi dan pasang air sungai. Sekitar 15 rumah warga dan SDN 22 Mengkapan terdampak genangan.
Bupati Afni Z menegaskan telah memerintahkan seluruh camat di wilayah terdampak untuk hadir langsung di tengah masyarakat serta memastikan penanganan darurat berjalan optimal.
“Kami mengajak semua pihak untuk saling tolong-menolong dan berkoordinasi mencari solusi jangka pendek. Seluruh OPD terkait diminta aktif di lapangan,” ujar Bupati Afni Z.
Bupati juga menyampaikan akan meninjau langsung lokasi banjir pada Kamis (18/12/2025) pagi, sekaligus tetap memantau perkembangan penanganan bencana meski memiliki agenda penyambutan Menteri Pertahanan di Siak.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan segera melapor jika kondisi air terus meningkat.